Friday, July 16, 2010

Kekerasan terhadap Balita...(lagi!!)

Entah untuk yang keberapa kali saya mendengar berita kekerasan terhadap anak dan balita di TV. Tadi pagi sebelum saya berangkat kerja, si sulung Yassin, memanggil saya dan menunjukan berita di TV. Sambil beres-beres keperluan anak sekolah sekaligus persiapan saya berangkat kerja, selintas saya mendengar reporter TV tersebut menyebutkan bahwa seorang balita tewas dengan kepala dan tubuh penuh luka (masyaalloh!!). Pelaku-yang telah tertangkap-adalah ibu asuh sang bayi. Bayi tersebut merupakan keponakan sang suami, yang “dirawat” (apakah masih bisa saya menyebutkan kata ini? kalau pada kenyataannya bayi itu tidak dirawat, tapi malah disiksa??) sejak bayi itu berumur 2 hari.

Dan ini yang bikin saya gemas-kesal-marah-muak-(entah apa lagi untuk mengungkapkan perasaan saya saat ini) lagi-lagi kekerasan itu dilakukan oleh IBU ASUH!! Saya heran, kalau mereka tidak mampu dan tidak suka mengasuh dan merawat bayi, kenapa pula sok menawarkan diri jadi Ibu Asuh?? Memang, kalau dalam kasus pagi ini, menurut saya, sepertinya tawaran untuk merawat sang bayi diajukan oleh sang Suami. Nah...si suami mungkin mengambil bayi itu tanpa berkomunikasi lebih dulu dengan sang istri! padahal jelas nanti yang akan merawat bayi itu pasti si istri, sedangkan suami harus pergi kerja!!. Dengan demikian, menurut saya selain si istri edan sebagai pelaku utama kekerasan yang harus dijerat hukum, si suami pun jangan lupa untuk diminta pertangungjawabannya!. Apalagi, di berita tadi, si suami menyatakan bahwa bayi itu sejak pertama diambil dari ibu kandung (yang notabene keponakannya!!) sudah langsung jadi sasaran kekerasan si istri ! (tuh suami bego banget ya? udah tau si istri edan dari pertama nampak ga berkenan merawat tuh bayi, lah kok malah dibiarkan???).

Sekilas saya melihat di TV-meski gambar dibikin blurr- si bayi yang sudah menjadi mayat nampak kepalanya penuh luka, begitu juga tubuh mungilnya..(saya hampir menangis melihatnya, ingat Jasmine!!). Sementara itu, Yassin yang menyimak berita itu sambil menikmati sarapan paginya, langsung memanggil si mbak (pengasuh Jasmine) dan menceritakan berita tersebut. Si Mbak yang sibuk memakaikan baju Yasser, terdengar berkomentar: “Mas Yassin, itu sih kerjaan orang stress”.

Berita-berita menyayat hati tersebut sudah sering saya sampaikan kepada servant dan pengasuh di rumah. Juga anak-anak saya (terutama Yassin) sering kuceritakan dengan maksud agar mereka lebih care kepada adiknya!. Dan ini memang ampuh, saat saya baru pulang kerja, Yassin maupun Yasser seringkali menyampaikan laporan pandangan mata mengenai cara si mbak mengasuh Jasmine, adiknya. Alhasil si mbak-yang merasa dimata-matai oleh 2 jagoan cilikku- jadi hati-hati memperlakukan bayiku!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...