Thursday, July 7, 2011

Nightmare in the train..

Sebenarnya saya malu ngeluh terus di blog tentang kereta api. Tapi gimana dong? blog kan ibarat diary, tempat curhat dan tumpahin keluh kesah? mau layangkan Surat Pembaca ke harian umum males, atau ngamuk2 langsung ke PT KAI blm tentu didenger? Teman saya yang juga pelanggan kereta meminta saya bersabar! katanya kita harus mencoba bersikap bijak dan berusaha memahami PT KAI. Dan dia sendiri berusaha menikmati sistem baru tersebut! Saya langsung nyolot, 'lah kamu sih engga masalah, secara kamu laki2, so tahan banting!" dan sebetulnya saya pun mungkin bisa bersabar, seandainya kebijakan itu cuma menyangkut saya pribadi. Anggap saja cobaan atau ujian dari Allah SWT. Tapi masalahnya kebijakan ini menyengsarakan banyak orang! menyengsarakan para orang tua, lansia, anak-anak dan orang hamil!! apakah saya masih bisa bersabar??? hah??Jawab!! :@

Senin kemarin adalah pertama kalinya saya naik commuter line setelah seminggu cuti. Dari rumah saya udah illfil, apalagi setelah teman menginfokan bahwa kereta padat baik pulang maupun pergi. Selain itu, kursi besi (yang jadi andalan penumpang yang ga dapet duduk di sofa) di commuter line udah ga berlaku dan baiknya dijual! waduh..., kalo kantor saya di daerah Pasar Minggu atau paling banter Cawang okelah berdiri, lah ini? kantorku kan hampir kota?

Benar saja, kereta penuh-sak penuh2nya! dari stasiun Bogor saja udah penuh, belum lagi tambahan penumpang dari -/+ 16 stasiun berikutnya! Dan yang lebih parah adalah jam pulang. Sampe rumah badan terasa remuk - karena kejepit, plus sesak nafas! Di gerbong sebelah tadi ada anak kecil yang sepanjang jalan nangis terus (mungkin terjepit diantara orang dewasa :~ ). Pokoknya sekarang kereta not recommended deh buat penumpang anak-anak, lansia, ibu hamil, orang cacat dan penumpang bawa barang belanjaan dari kota/mangga dua!

Harusnya PT KAI bikin pengumuman di tiap stasiun " Ibu hamil, lansia, orang cacat, penumpang bawa anak kecil dan bawa barang DILARANG NAIK KERETA! Jika tetap Nekad, RISIKO DITANGGUNG SENDIRI!!" 8)

Saya dan penumpang lain sepanjang jalan cuma ngedumel. Kesal, marah plus capek menjadi satu! Seorang ibu sebelah saya menggerutu 'harusnya pejabat KAI dan anak istrinya disuruh rasain naik kereta ini! tapi jangan pake ajudan/pengawal!" Betul, Bu! seringkali pembuat kebijakan tidak memikirkan perasaan pihak yang kena kebijakan itu! Mereka taunya bagaimana supaya bisa dapat target 1,2 juta penumpang/hari. Peduli amat deh penumpang umpel-umpelan sampe remuk ! yang penting laba perusahaan meningkat!

Walhasil, sejak berlakunya commuter line setiap pagi- menjelang berangkat kerja- hati saya tak tenang dan bawaan malesss..banget. Demikian pula saat menjelang pulang!

Sungguh, naik kereta sekarang menjadi Nightmare buat saya, dan mungkin juga yang lainnya! :c




Image source: searching internet

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...