Wednesday, October 19, 2011

Puasa Itu Indah

Sebulan lebih telah berlalu, berapa bulan lagi harus kita lalui untuk bertemu kembali Ramadhan tahun nanti? hm...tiada satu pun yang tahu, apakah saya, kamu dan mereka bisa sampai ke saat itu?

Ada yang kurindu dengan suasana Ramadhan: silent is golden (less talk less mistake!), musholla dipenuhi orang mengaji, engga ada asap rokok -baik di kantor maupun di angkutan kota. Lalu, kemana perginya suasana itu? kalau bukan kita yang menghidupkan sendiri, siapa lagi?

Benar bila dikatakan bahwa Puasa itu mendorong orang untuk melakukan ibadah-ibadah lainnya. Berikut buktinya: umumnya orang berpuasa lemas, malas bicara, akhirnya terhindar dari menggosip orang lain. Lantas karena malas bicara, orang berpuasa cenderung larinya ke baca buku (sebagian ada sih yang waktunya dihabiskan dengan tidur, tapi ini pun tetap dinilai positif daripada menggosip!). Bila baca buku, tentunya yang dibaca adalah buku-buku yang bermanfaat (bukan stensilan). Lebih bagus lagi bila itu buku agama dan  baca Al-Qur'an, utamanya.

Kemudian, orang yang berpuasa dengan sungguh-sungguh, umumnya terdorong untuk bersedekah - memberi sesuatu pada orang yang tak mampu (karena kita merasa lemah sama seperti mereka). Ibadah juga bukan? Jadi, tak salah bila dikatakan bahwa Puasa itu indah...karena darinya menghasilkan banyak nilai positif. 

Berbeda dengan ibadah lainnya: sholat, sedekah, maupun haji, maka Puasa itu ibadah yang tak nampak. Hanya orang yang berpuasa dan Tuhan yang tahu! Orang lain tidak akan tahu kita berpuasa atau tidak (kecuali saat diajak makan terus kita menolak dan bilang sedang puasa). Sungguh, kerahasiaan ibadah puasa itulah, yang menjadikannya sangat istimewa di mata Allah SWT!

Lalu, apakah harus menunggu setahun untuk menjadi orang yang istimewa di mata Allah SWT? tentu tidak, Allah SWT memberikan kita kesempatan untuk melaksanakan ibadah istimewa itu selain di bulan Ramadhan. Ada puasa-puasa Sunah yang nilai amalannya tak kalah dengan puasa Ramadhan. Sungguh Allah maha pemurah...

4 comments:

Lidya - Mama Pascal said...

betul jangan cuma semangat ibadah di bulan romadhon saja

mabrurisirampog said...

Alhamdulillah,,,
yuk rajin nyunnahnya.. :D :D

Inda Bunda Farrel said...

Smoga dipertemukan kembali dg bulan penuh barokah. Dan saat ini terus berusaha memperbaiki diri..

Elsa said...

hiks...
aku paling males puasa Mbak...

hiks

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...