Monday, January 9, 2012

Awas Penculik Anak..

Ada 2 pelaku kejahatan yang kalo ketemu pengin saya cincang! (sadisnya...) yaitu Penculik Anak dan Pemerkosaan yang diakhiri dengan pembunuhan. Saya gemes banget luar biasa kalo udah buka koran, internet atau denger berita tentang dua kejahatan itu! Nauzubillah min zalik, semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua dan menjauhkan kita dari dua jenis kejahatan itu.  

Saya selalu penasaran, kenapa aparat kita jarang bisa menangkap kedua pelaku kejahatan itu? coba didata, dari sekian banyak penculikan anak, berapa yang tertangkap pelakunya? 3 dari 10 kasus, mungkin seperti itu gambarannya! Kadang saya suka iri kalo lihat film-film Hollywood, polisi Amerika baik itu dari FBI atau CIA dengan gesitnya bisa 'mendeteksi' keberadaan pelaku hanya dengan sedikit barang bukti yang tersisa di TKP, misalnya hanya dengan setapak jejak kaki atau telapak tangan! Saya ga tau apakah kecanggihan itu cuma di film saja atau memang demikian adanya. Kenapa disini tidak secepat itu dalam menanggapi suatu kasus atas 2 jenis kejahatan itu? Apakah mungkin peralatan aparat kita kurang canggih ya? atau mungkin karena banyak kasus 'penting' lain yang perlu diprioritaskan? Entahlah!

Berita terakhir penculikan menimpa seorang balita usia 18 bulan yang tinggal di pemukiman padat penduduk daerah Bekasi. Balita itu saat diculik sedang bermain dengan kakaknya -yang juga masih balita (2.5 tahun). Menurut berita yang saya baca, kelompok penculik (3 orang) pura-puranya cari kontrakan...tapi terus langsung nyabet salah satu balita yang sedang asyik main dan membawanya pake motor. Saya ga bisa membayangkan, bagaimana hancurnya hati si Ibu mengetahui buah hatinya -yang sedang lucu-lucunya- diculik orang asing tanpa jejak!. Kalo saya jadi dia, mungkin saya pingsan berkali-kali, terus ujung-ujungnya jadi stress atau gila! amit-amit...

Saya seorang pekerja, yang tidak bisa 100% mengawasi dan menemani anak bermain. Boro-boro yang ibunya kerja diluar rumah, yang ibunya tinggal di rumah pun bisa kecolongan! Maka wajar kalo rasa khawatir saya 2x lipat dari Ibu yang seharian menemani anaknya di rumah. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk menghindari kejadian itu menimpa kita? mungkin untuk di kota-kota besar, yang manusia-manusianya super sibuk dengan urusan masing-masing, hal utama yang perlu dibenahi adalah pola hubungan dengan tetangga dan lingkungan sekitar. Tau sendiri kan? kadang kalo kita udah sibuk, kita jadi cuek dengan sekitar. Padahal kalau hubungan dengan tetangga baik dan akrab, kita bisa saling menitipkan dan saling mengawasi.  Selanjutnya, waspada ditingkatkan! Bila ada orang asing di sekitar kita mondar mandir ga jelas (selain orang gila, tentunya!) atau ada orang asing sok akrab, perlu diwaspadai (mengingat beberapa penculik bergaya akrab pada calon korban!). 

Beberapa perumahan ada yang memiliki sistem cluster. Sistem seperti ini lebih aman buat anak-anak kita,  karena setiap orang asing yang akan memasuki perumahan harus melewati pos jaga dan wajib meninggalkan KTP atau kartu identitas lainnya. Sayangnya tak semua orang beruntung tinggal di perumahan dengan sistem ini bukan? Maka menurut saya yang paling penting ya itu tadi: menjaga hubungan baik dengan tetangga agar bisa saling menitipkan dan saling mengawasi. Selain itu,  menurut Ibuku ada satu lagi yang paling penting dan utama. Apa? mohon kepada Allah SWT agar senantiasa  melindungi kita dan keluarga! Saat anakmu tidur, tiupkanlah doa-doa mohon keselamatan untuk mereka, dan saat kamu berangkat kerja, ciumlah kening anakmu sambil berdoa agar Allah SWT senantiasa melindungi mereka.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...