Tuesday, May 8, 2012

Angie

Terinspirasi dari postingan PakdeCholik di blognya, kemarin sore pulang kerja saya mendadak pengen nulis tentang wanita yang sama. Selain itu, inspirasi untuk nulis ini juga karena kemaren pas pulang di kereta sayup-sayup saya denger salah seorang penumpang menyenandungkan lagu berjudul Angie dari penyanyi lawas Rolling Stone.

Angie, sungguh nama yang cantik, seperti juga rupanya. Wanita ini selalu muncul di setiap berita TV. Dari mulai berita gosip, berita setengah serius hingga benar2 serius. Berbagai tanggapan muncul terhadap berita tentangnya, mulai dari umpatan, nyukurin sampe merasa kasihan. Saya termasuk gerombolan belakangan. Entahlah, terlepas dari sepak terjangnya -yang entah benar entah tidak tuduhan itu, karena hanya dia dan Allah yang tau- saya tetap merasa kasian padanya.

Bayangkan, belum genap setahun ditinggal sang suami, Angie sudah harus berurusan dengan masalah hukum pelik. Padahal saat ini dia harus mengasuh dan membesarkan 3 buah hati warisan sang suami. Perempuan mana yang bisa tahan banting menerima cobaan berat begitu? Umumnya saat kita diterba cobaan berat, kita butuh sesorang buat curhat. Everyone needs a shoulder to cry on! Herannya (kagumnya) meski sedang ditempa cobaan berat, dia masih bisa menjaga penampilan dan menebar senyum manisnya di TV (orang bilang; gimana ga 'senyum', wong udah ada orang BESAR yg menjamin kebebasan perkaranya!') Okelah, kalo pun itu benar, tapi tetap saja bagi saya-seandainya berposisi sebagai Angie- saya ga akan bisa menebar senyum manis saat terpuruk. Sebaliknya, muka saya akan nampak kusut masay, rambut lepek ga dikeramas sebulan, lingkaran hitam di mata kentara, dan sariawan di bibir nemplok dengan cueknya. Sungguh tak sedap dipandang!

Mungkin Angie setipe Rima Melati - yang saat Rima tau dia terkena kanker payudara, dengan ringannya dia bisa mengibaskan beban di pundaknya dan menghadapi cobaan dengan senyum tabah dan pasrah, dan syukurnya cobaan itu berlalu begitu saja. Saya menduga Angie pun demikian. Dia sedang mendapat cobaan dari Allah SWT. Jika kelak dia terbukti salah, dia harus siap menganggung resikonya. Dan kalopun hukum membuktikan sebaliknya (tapi hukum di negara kita bisa dibolak-balik sih ya??) niscaya, pribadinya menjadi semakin kuat. Anggap saja cobaan atau kesengsaraan itu sesungguhnya nikmat yang tertunda...(ingat? sengsara membawa nikmat). 

Hm..., kalo saja saya sempat bertemu dengannya, ingin kusenandungkan lagu Rolling Stone ini untuknya...

Angie, Angie...When will those clouds all disappear?
Angie, Angie ..Where will it lead us from here?
With no loving in our souls. And no money in our coats
You can't say we're satisfied
But Angie, Angie, You can't say we never tried
Angie, You're beautiful, but ain't it time we said goodbye
Angie, I still love you, Remember all those nights we cried?
All the dreams we held so close, seemed to all go up in smoke
Let me whisper in your ear
Angie, Angie..Where will it lead us from here?
Angie, don't you weep. All your kisses still taste sweet
I hate that sadness in your eyes
But Angie, Angie...Ain't it time we said goodbye?
With no loving in our souls. And no money in our coats
You can't say we're satisfied
But Angie, I still love you, baby
Everywhere I look I see your eyes
There ain't a woman that comes close to you
Come on baby dry your eyes
But Angie, Ain't it...
Ain't it good to be alive?
Angie, Angie...You can't say we never tried


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...