Monday, July 2, 2012

Slogan

Satu hal yang menarik dari masa kampanye, entah itu. kampanye pemilihan pemimpin daerah atau presiden, adalah slogan yang menjadi ciri khas para kandidat.
Masih ingat masa kampanye Presiden tahun 2009 lalu? Pak SBY dan pasangannya memiliki slogan "Lanjutkan!", sementara Pak Jusuf Kalla dan pasangan mengusung slogan "Lebih Cepat Lebih Baik!" Kedua slogan itu sama2 berhasil melekat di pikiran orang2. Setiap kali ada orang mengucapkannya entah sebagai dagelan atau dilontarkan dengan serius, maka yang mendengar kalimat itu serentak berseloroh 'duh...yang pro-si A".  Bahkan seringkali orang menyebutkannya dalam satu rangkaian menjadi "Lanjutkan, lebih cepat lebih baik!" Enak didengar, bukan?
Pada Pemilu 2009, hanya kedua slogan itu yang saya ingat-dan mungkin juga diingat orang2 umumnya. Selebihnya, bunyi slogan dari kandidat lain sungguh saya ga tau.

Slogan - meski kadang ada juga yang dibikin asal- ternyata eksistensinya diperhitungkan. Semakin unik, simple atau kontoversial bunyi slogan, maka semakin gampang orang mengingatnya.
Sekarang, masa Pemilihan Gubernur DKI Jakarta, saya perhatikan beberapa kandidat juga membuat slogan. Spanduk-spanduk bergambar foto pasangan kandidat berikut slogan hampir memenuhi setiap sudut Jakarta.
Dari beberapa pasangan kandidat itu, mungkin cuma Fauzi Bowo dan pasangannya yang saya kenal. Sementara pasangan kandidat lain saya ga kenal (eh, ada satu ding, Jokowi!).
Meski saya ga kenal dengan pasangan kandidat yang lain, tapi itu tak menyebabkan saya melewatkan begitu saja Pemilihan Gubernur kali ini. Ada satu yang  tetap menyita sebagian perhatian saya, apa? ya itu tadi, Slogan!

Diantara slogan yang bertaburan dari para pasangan kandidat, ada satu yang bikin saya tertarik dan inget terus, meski cuma sekali lirik. Bunyi slogan-nya begini: "Jakarta Jangan Lagi Berkumis!"  slogan ini milik salah satu pasangan kandidat independen. 
Tadinya saya berpikir, slogan itu pasti bermaksud menyindir kandidat lain, tapi setelah diamati ternyata kata "Berkumis" merupakan akronim dari Berantakan-Kumuh-Miskin. Memang begitu lah adanya Jakarta bukan? jadi ga salah toh, pasangan kandidat itu bikin slogan seperti itu? Emang ga salah sih. Cuma, karena ada salah satu kandidat lain yang terkenal dengan 'kumis' nya dan kebetulan yang bersangkutan yang berkuasa di Jakarta pada periode lalu, maka slogan itu terasa mengena dua2nya: ya akronim - ya si empunya kumis!

Keberadaan slogan yang unik tak lepas dari peranan sang pemilik ide kreatif pembuat slogan tersebut. Siapakah kira2 sang pemilik ide tersebut? ide tak selalu harus dari sang kandidat, bisa saja datang dari sekretarisnya, istri/suaminya, bahkan mungkin celetukan ringan kurir langganan sang kandidat. Yang jelas, slogan harus simple, unik, mengena/tepat sasaran.

Sekiranya saya mencalonkan diri jadi kepala daerah, atau katakanlah pemimpin suatu organisasi, saya pun akan bikin slogan se-unik mungkin. Sebelumnya, saya akan buka mata - pasang telinga  terhadap setiap masukan dari orang sekeliling. 
Dan untuk sementara, saya punya slogan, hasil ide saya sendiri: "Maju Bersama Saya, atau Mundur Bersama yang lain!"
Itu slogan saya, mana slogan-mu?

33 comments:

  1. Salam kenal ya.... makasih dah mampir ke blog saya.
    kalau selogan saya maju bersama saya di jamin kenyang he...
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenyang apa nih? kenyang perut, apa kenyang nestapa? hehe..

      Delete
  2. "siapa yang tidak nyoblos saya, pasti nyoblos yang lain, iya kan?"

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum tentu! golput, bisa kan?

      Delete
    2. tetep aja nyoblos yang lain

      Delete
  3. tapi umumnya slogan hanya bombastis saja, misalnya "serahkan pada ahlinya"

    tapi jakarta tetap ibukota gagal tuh walau sudah diurus sama ahlinya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. *baksosnya sudah berlangsung, reviewnya di sini:

      http://myquran.org/forum/index.php/topic,80574.0.html

      review di blog blm ada krn aku masih menunggu foto2 yg blm di upload sie dokumentasi

      Delete
    2. oiya? waw, sukses ya? syukurlah...

      Delete
    3. sudah aku rekap baksosnya di blog

      http://www.catatan-r10.com/2012/07/rekapitulasi-baksos-myquran-2012-di.html

      terima kasaih banyak mbak, jazaakallaahu khairaa

      Delete
  4. slogan cuma jadi slogan yang tidak ada manfaatnya ketika sudah terpilih slogan yang dibuat buat tidak dilakukan atau malah diingkari :(

    ReplyDelete
  5. Haseeek slogannya mbak popi hehehe..

    slogan saya, "Ayo Beresin Jakarta" *ehh, dah ada yg pake yes ;p

    Somehow, with or without slogan, moga ntar gubernur terpilih bisa seperti atau bahkan lebih baik dari Presiden Mursi :D

    Okesip.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul,mbak! harusnya slogan ibarat kerangka kerja ya? jadi kerjanya nanti sesuai dengan slogan yg didengungkannya

      Delete
  6. cocok jadi tim sukses calon nih.. :D

    ReplyDelete
  7. berbagi Kata Kata Motivasi
    Doaku hari ini: Tuhan, tetapkan aku dalam keimanan yang kokoh, datangkanlah kebaikan dan jauhkanlah segala keburukan.
    semoga bermanfaat dapat di terima dan salam kenal ku tunggu kunjungan baliknya :D

    ReplyDelete
  8. keren juga mbak slogannya

    di sini jarang sih ya kalau ada pemilihan bikin slogan spt itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, sepertinya di luar sana ga ada perang slogan ya?

      Delete
  9. Haha...bisa aja mbak popi ini, setiap kali pemilihan memang selalu muncul slogan, semoga setelah terpilih slogan itu akan dapat direalisasikan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga begitu ya? jangan Omdo..

      Delete
  10. selogannya egois, mestinya hidup mati bareng-bareng jangan pilih enaknya aja. Maju bersama saya, mundur jangan ya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ih.. itu kan maksudnya: kalo mau hidup maju ..ya harus pilih saya! kalo ama yg lain ga dijamin! Gitu aja kok repot!

      Delete
    2. emang sudah siap rumahnya 24 jam dirubung massa?

      Delete
  11. yang penting jangan pilih yang berkumis :D
    ...lagi berpikir untuk buat slogan

    ReplyDelete
    Replies
    1. emang knapa bang? bersihin kumis sendiri aja ga bisa ya, aplg yg lain? hehe..

      Delete
  12. yang "berkumis" itu LOL banget. aku baru tau kepanjangannya kemarin :p aku belum punya slogan, mbak. ntar ya aku mikir2 dulu, hihihi.

    ReplyDelete
  13. Hahah... jadi ingat kalau ada workshop perkelompok, pasti disuruh bikin yel-yel, yang mengingatkan saya akan slogan. Tak mudah memang bikin slogan, apalagi kalau yang kasih masukan banyak bener...

    ReplyDelete
  14. Hahahaha... slogannya keren tuh
    mundur bersama orang lain???? Hahhahaaaa

    ReplyDelete

Orang Yang Baik Adalah Yang Mau Menerima Kritik Dari Manapun, Sekalipun Kritik itu Buruk.