Showing posts with label Makanan enak. Show all posts
Showing posts with label Makanan enak. Show all posts

Monday, October 15, 2012

Antara Anyer dan Jakarta

Postingan ini terinspirasi dari obrolan anak kuliah samping saya kemarin.
Begini, kemarin sampingku dua mahasiswi bicarakan tentang acara weekend. Terus salah seorang dari mereka cerita perjalanannya ke Anyer. Dia bilang dia kapok ga mau lagi kesana!
Kenapa? jalan menuju kesana yang ancur2an bikin maless!
Katanya, kalo mau main di pantai mending di Ancol aja deh! meski kotor tapi deket. Perjalanannya ga bikin cekot2.

Terus, mendadak saya jadi inget, tahun lalu saya dan keluarga juga kesana. Tepatnya ke pantai Carita, yang letaknya lebih jauh dari Anyer.
Saya membenarkan pendapat mahasiswi tadi. Jalan menuju ke Anyer emang aje gile! Padahal itu perjalanan saya tahun lalu loh! it means..sekarang masih begitu kondisinya!
Mungkin karena sering dilewati truk tronton segede alaihim gambreng kali ya? dan yang dibawa truk tronton itu rupa2 yang bikin jalanan kotor. Ada semen, ada pasir, ada kayu gelondongan. Pokoknya rame!

CINTA DAMAI
rada kecewa, krn depan cottage kami ternyata pantai Carita-nya cuma segini!
udah gitu kotor pula! Lebih bagusan Pantai Anyer depan Sol Elite Marbella..

Sebenarnya Pantai Anyer merupakan obyek wisata bagus sebagai alternatif wisata laut selain Pulau Seribu. Tapi kenapa sarana dan prasarana kesana ga pernah dibangun kokoh ya? padahal disana banyak pabrik besar loh!  Bu Gubernur Ratu Atut, tolong donk direnov tuh jalan! Pake bahan yang 'ampeg' dan ga gampang rusak gitu, biar turis domestik maupun asing makin bejibun wisata kesana! 

Btw, tentang cerita jalan2 saya ke Carita, waktu di penginapan di Carita kami ketemu banyak pemuda tawarkan jasa tattoo dan kepang rambut ala Jamaica. Persis kayak di Bali. Saudara-saudara saya iseng coba tattoo yang non permanen itu. Ada yang di dada dengan motif kalajengking atau ular sendok bak preman Senen, dan ada juga yang di telapak tangan bak penari India. Saya? Ga lah! Gak PD.

CINTA DAMAI
CINTA DAMAI
masyalloh...sapa nih yang 'PD' tatto di dada??

O'iya, kalo ke Carita jangan lupa mampir di RM Ibu Entin yang berlokasi di Labuan Banten. RM ini terkenal dengan menu masakan laut yang enak, utamanya sate seafood ukuran sak gede2 gaban! 
Harganya? jangan ditanya! karena saya ga tau, berhubung bukan saya yang bayar!

CINTA DAMAI
CINTA DAMAI
ikan bakar dan sate cumi/udang

CINTA DAMAI
RM Ibu Entin di Labuan-Banten

Terus, kapokkah saya jalan-jalan ke Anyer, Carita dan sekitarnya?? antara kapok dan tidak.  Tergantung situasi!
Kalo kesana gratisan dan diakhiri dengan makan2 di RM Ibu Entin, saya ga nolak! 
Tapi kalo saya harus bayar sendiri, waduh! Daripada harus melalui perjalanan jauh, melewati jalanan rusak, trus sampe sana kudu keluar uang banyak. mending engga!


CINTA DAMAI
design pintu tol yg paling keren yg pernah saya temui!
(Gerbang Tol Cikupa - Tanggerang)

Catatan: maaf nih jika ada diantara pembaca yang tinggal di Anyer! No offense ! Peace...





Friday, September 14, 2012

Kuliner Enak di Semarang

Saya dan suami (plus anak-anak) kalo udah sampe Semarang, apa yang dicari pertama kali? MAKANAN.! 
Lebaran kemarin kami sampai di Kota Semarang pukul 24.30 pas malam takbiran. 
Begitu masuk kota Semarang, bukannya langsung menuju rumah mertua, Suami malah ngajak ngubek2 kota nyariin warung tenda yang masih buka. Dari mulai muter2 Simpang Lima, Tugu Muda, sampe ke arah Krapyak. Demi mencari satu nama : BAKMI JAWA!
Kami memang penggemar berat Bakmi Jawa. Sebenarnya di Bogor juga ada. Tapi tetap ga sekomplet di Jawa Tengah. Ga ada brutu, sayap dan paha ayam yang rasanya alot. Semakin alot dagingnya, makin lezat rasanya.

Setelah muter2 keliling kota, akhirnya kami malah ketemu Bakmi Jawa ga jauh dari rumah mertua di sekitar Banjir Kanal. 
Tampilan warungnya kurang meyakinkan sih. Dan yang beli juga cuma sepasang remaja yang sedang leyeh2 di trotoar jalan! (Masyalloh....malam takbiran kok...???).
Rasa bakminya bagaimana? kalo kataku sih 'Alhamdulilah enak' (sebagai seorang pemakan segala, pantang bilang Tidak Enak!). Pedasnya cukup nonjok!
Tapi komen suami dan si sulung lain lagi! Kata mereka sih rasanya kurang sreg dan terlalu manis!'
Karena tampilan Bakmi yang ga meyakinkan, maka ga jadi ku dokumentasikan.

Kami tinggal di Semarang 4 hari. Engga kemana2. 
Tadinya pengen ke Yogyakarta, tapi kata iparku jalan kesana muaceettt. 
Terus berniat ke pantai di Jepara atau sekalian ke Karimun Jawa. Batal juga! karena ide ke Jepara baru muncul Senin siang. 
Suamiku bilang, kalo mau jalan jauh itu diniatkan jauh2 hari dan semateng mungkin. Jangan dadakan!
Ya sudah, akhirnya selama di Semarang kegiatan kami cuma makan dan makan! (wajar kalo setelah lebaran, tampilan kami makin bulet dan 'subur'). 
Beberapa tempat makan yang -menurut kami- enak dan maknyuss antara lain:

Blog Cinta Damai

Belum sempet difoto, udah abis dilahap Yasser!

Kepiting Cah Gundul!
Blog Cinta Damai
Mantap rasanya!

Sebenarnya masih banyak! ada Soto Ayam Pak Denan, Kepala Kakap, Bakmi Jawa di deket rumah orangtuanya Bu Sri Mulyani...Tapi semua itu ga sempet di jeprat-jepret. Maklum, sang fotografer lupa diri! sibuk melahap makanan !


Wednesday, December 28, 2011

Ternyata, yang Cakep itu disini!

Dua minggu lalu saya dan 3 orang teman berkunjung ke Manado. Seperti biasa, tadinya saya mau ngajak Jasmine, tapi setelah menimbang, mengingat dan memperhatikan perjalanan menuju kesana yang lebih dari 2 jam, maka saya memutuskan untuk tidak membawa Jasmine.

Perjalanan menuju Manado ditempuh sekitar 4 jam. Itu pun karena pesawat kami harus transit sejam di Makasar.Sebelumnya saya rada kesel, kenapa temanku harus pilih yang transit? tapi setelah pesawat mendarat di Bandara Hasanudin Makasar yang keren, saya bersyukur. Kapan lagi bisa ke Makasar? setelah dulu saya gagal berangkat ke Makasar, akhirnya kali ini -meski cuma di bandaranya- saya bisa menjejakan kaki di Makasar.

Sampai di Bandara Sam Ratulangi, kami berempat celingukan, bingung mau naik apa? rombongan kami langsung dikerubuti para sopir taksi dan mobil carteran. Mereka menawarkan jasa sewa mobil. Sewa seharian Rp350.000 untuk dalam kota saja, sedangkan untuk jalan-jalan keluar kota Manado dikenakan sekitar Rp600.000,-. Setelah mikir lama dan dihitung untung ruginya sewa, diputuskan: Sewa mobil! Kami berempat patungan Rp150.000/orang. Kami cuma sewa satu hari saja, karena memang cuma satu hari kami bisa bebas jalan2nya.

Sampai di hotel SwissBell, kami sholat dzuhur dulu, terus langsung cari makan. Salah satu teman yang sudah pernah kesini, mengajak kami ke pantai yang tak jauh dari lokasi hotel. Dia bilang ke pantai jaraknya kurang lebih 400 meter. Namun setelah melewati 400 meter, pantai belum juga nampak. Hadeuh....kepalang jalan kaki, ya udah lanjut. Total jalan kaki kira-kira 1,5 kilo-an. Lumayan tambah laper!. Disana pun ga langsung nemu tempat makan yang dimaksud (kami pengen makan ikan bakar sambal dabu-dabu). Yang ada malah Mc Donald. Ga seru ah! masa ga di Jakarta, ga di Manado makannya Mc Donald? (duh, sombong...). Di depan resto ini kamu cuma numpang foto-foto. View nya indah sekali: lautan biru. Nun diseberang lautan sana nampak Gunung Manado Tua dan Bunaken.

Blog Cinta Damai
memandang Gunung Manado Tua dan Bunaken..
Akhirnya, setelah jalan kaki kembali sekitar 1 kiloan, ketemu juga sebuah warung tenda ikan bakar Tude. Sayangnya tanpa sambal dabu-dabu. Dan ternyata yang jualan orang Makasar. Pantesan rasa ikan maupun sambalnya kok ga khas Manado. Anyway, kami tetap menikmati makan, maklum lagi lapar berat. Habis makan kemana? pulang dan tidur. capek nya luar biasa...

Monday, December 12, 2011

Palembang

Malas adalah penyakit nomor 1 yang harus diberantas!! Namun sampai sekarang, para ahli belum menemukan apa obatnya! Meskipun kelak ada, sepertinya bakal banyak pasien penderita penyakit Malas tidak mau memakan obat tersebut. Terutama saya!! hehe...
Demikian paragraf pembuka dari saya yang sedang dijangkiti penyakit Malas! Huhg..mari lupakan penyakit saya. Sekarang mari kita berkunjung ke kota yang terkenal dengan makanan lezatnya yang khas : Empek-empek dan Tekwan! Nyam..nyam... ingat kedua makanan itu saya jadi pengen balik lagi ke Palembang. 

Singkat kata, beberapa minggu lalu saya berkunjung ke Palembang. Ini pertama kalinya saya kesana. Sayangnya saya kesana tidak berbarengan acara SEA GAMES. Kalo saja pas acara itu, pasti saya akan menyempatkan diri nonton salah satu cabang olahraga di Stadion Jakabaring. 

Selama 3 hari 2 malam di Palembang, saya cuma sempat berkunjung ke Mesjid Agung, Jembatan Ampera dan Palembang Mall. O'iya..saya berburu maskot SEA GAMES kesana kemari, herannya tidak ada yang jual! katanya sih stok sudah habis. Saya cuma dapat kaos SEA GAMES..itupun harganya muahalll dan penjualnya terbatas. 

Ngomong-ngomong tentang Jembatan Ampera, jembatan ini indah sekali saat malam...terang benderang, apalagi bila posisi kita depan Mesjid Agung seberang air mancur. Keren!! Sebenarnya saya dan teman-teman ingin mencoba menyebarangi Jembatan, tapi peristiwa ambrolnya Jembatan Kukar membikin ciut nyali! hadeuh, Akhirnya kami hanya berfoto-foto depan jembatan dan berhasil mencoba makan tekwan dan empek-empek di atas perahu yang terapung di Sungai Musi. 

Satu hal yang saya kagum dari orang-orang Palembang adalah mereka sangat mencintai makanan khasnya! Saya dan teman-teman sampai heran, karena setelah diamati, umumnya menu jajanan mereka baik pagi, siang maupun malam sama: empek-empek atau tekwan yang memang lezat.  Saya saja sebagai pengunjung, cuma seskali makan tekwan atau empek-empek (belakangan, begitu kembali ke Jakarta, baru kerasa nyesel...kenapa sewaktu di Palembang engga dipuas-puasin makan kedua makanan itu?? hiiks..baru terasa 'pengen' sekarang). Opss...satu lagi makanan khas yang lezatt dan menyegarkan yang berhasil kami coba disana: Pindang Ikan Patin!! asam dan pedas. Sepertinya, diantara ketiga makanan khas Palembang yang paling saya suka ya sup itu! Harganya per porsi sup Rp40.000,-...saya engga tau harga di tempat lain. Jangan-jangan lebih murah ya? kebetulan driver travel kami merekomendasikan salah satu resto yang rame dan rada mahal. Tak apalah... yang jelas rasanya luar biasa enakk...segar dan pedas!

Blog Cinta Damai

Blog Cinta Damai



catatan: cuma berhasil upload foto Pindang Patin di atas, berhubung foto-foto lain hasilnya jelek dan burek! maklum, yang motret bukan profesional! 

Friday, October 14, 2011

Gurih 7

Blog Cinta DamaiKrik..krik..krik..krik.... suara jangkrik kenceng banget disini! sementara di pojok kiri-kanan atas-bawah udah banyak sarang laba-laba.. hehe...saking lamanya ga diutak-atik nih blog! Kalo kemarin alasannya PC-ku rusak terserang virus ga jelas, maka sekarang pemilik blog yang terserang virus 'M' alias Maless..  :)

Oke..sodara sebangsa setanah air, pertama-tama maafkeun kemalasan saya yang merajalele! Kedua, saya mo cerita tentang salah satu resto yang lumayan banyak dikunjungi orang di kota Bogor. Nama restonya GURIH 7..tau kan artinya Gurih?? enak dan renyah, bumbunya maknyuss gitu kira-kira. Lalu, apakah memang demikian makanannya? hm..., Let me think.....

Terlepas dari citarasa makanannya yang (menurut saya) 'biasa-biasa' saja, ada satu keunggulan resto ini yaitu lokasi yang strategis dan tempatnya yang cozy dan family banget! cocok deh kalo buat kumpul keluarga! Modelnya lesehan, panggung-panggung bambu gitu! Terus ditengah2 ada kolam ikan dan air terjun kecil. Pokoknya nuansa pedesaan deh! Tak lupa dilengkapi pula arena bermain anak, plus mushola yang layak.

So, kalo kamu berniat ngajak keluarga atau temen reunian..bolehlah book disini. Forget the foods, enjoy the cozy place!!